Source: http://amronbadriza.blogspot.com/2012/06/cara-memberi-burung-twitter-terbang-di.html#ixzz2DhzdM2gR

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Tampilkan postingan dengan label Berita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Berita. Tampilkan semua postingan

Rabu, 05 Oktober 2011

JK Nyaris Dikejar Anak Komodo

NTT – Setelah ditunjuk sebagai Duta Komodo, Jusuf Kalla atau yang lebih dianggap dipanggil JK, langsung melakukan kegiatan promosi. Salah satu yang dilakukannya adalah menyusuri Pulau Komodo.
Ditemani dengan para ranger atau pemandu, JK pun menyusuri pulau yang gersang dan dipenuhi oleh binatang eksotik, komodo. Meski sudah tidak muda lagi, mantan Wakil Presiden Republik Indonesia ini masih tampak kuat menyusuri jakur yang dipenuhi dengan batu dan berdebu. Selama di perjalanan, para ranger sempat memberitahu kondisi Pulau Komodo saat ini dan menceritakan tentang hewan-hewan lain yang menjadi keunikan pulau tersebut selain komodo. Menempuh jarak sejauh dua kilometer, JK pun tidak hanya ditemani oleh istrinya. Sekira 75 wartawan pun turut serta. Rombongan pun diarahkan ke sebuah mata air, di mana terdapat tiga ekor komodo. “Nusa Tenggara Timur (NTT) adalah provinsi yang paling miskin. Tetapi di provinsi ini pula terdapat keunikan yang seharusnya dapat dimanfaatkan. Komodo hanya dapat ditemukan di sini,” ucap JK, kepada para wartawan di Pulau Komodo, NTT, Selasa (4/10/2011). Tidak lupa pengusaha ternama Indonesia tersebut mengatakan pentingnya untuk melibatkan para pengusaha untuk memajukan Pulau Komodo. Menurutnya bila terpilih sebagai salah satu dari Tujuh Keajaiban Dunia, sudah pasti akan banyak investor yang ingin mengelola Pulau Komodo. Sebuah kejadian menarik terjadi saat JK bersama Istri meninggalkan lokasi di mana dirinya melihat secara langsung komodo. Ketika melanjutkan treking, tiba-tiba saja ada seekor anak komodo yang mengejar. Beruntung, hewan liar tersebut dapat dihalau oleh para ranger dan dialihkan ke tempat lain. JK bersama rombongan pun kembali melanjutkan perjalanan dan mendatangi tempat warga menjajakan kerajinannya. Sayang, terbatasnya waktu tidak bisa membuat JK berbelanja cenderamata yang disuguhkan oleh warga setempat.

Selasa, 04 Oktober 2011

Tiger 1050, Motor Touring Bertenaga Monster


VIVAnews-Produsen motor asal Inggris yaitu Triumph telah melakukan pemutakhiran pada sektor suspensi, grafis dan 'riding position' untuk seri touring terbarunya Tiger 1050.

Seperti dilaporkan Visordown, Rabu 28 September 2011, model 2012 ini memiliki fitur pemutakhiran pada suspensi bagian depan dan belakang yang dapat memberikan tingkat stabilitas yang lebih baik. Penempatan stang dibuat lebih rendah 20 mm dari versi yang ada saat ini.

Pada bagian pelek, sproket dan kaliper rem semuanya dicat hitam kecuali pada bagian 'heel guard' dan silencer dilapisi dengan alumunium. Versi standar dari Tiger 1050 terdiri hanya satu warna yaitu Phantom Black, sementara untuk edisi terbatas menawarkan tiga pilihan warna yaitu Diablo Red, Crystal White dan kombinasi two-tone Matt Black/Matt Graphite.

Spesifikasi paling tinggi ditawarkan pada seri Tiger 1050SE yang telah menyertakan sistem pengereman ABS serta handguard. Tiger 1050 dan Tiger 1050SE dibanderol seharga 9.099 poundsterling atau Rp126 juta untuk Tiger 1050. Dan 9.999 poundsterling atau sekitar Rp139 juta untuk Tiger 1050SE. Konsumen juga mendapatkan garansi tiga tahun tanpa ada pembatasan waktu tempuh.