Source: http://amronbadriza.blogspot.com/2012/06/cara-memberi-burung-twitter-terbang-di.html#ixzz2DhzdM2gR

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Rabu, 26 Oktober 2011

Android Skin Pack for Windows 7


Ini dia aplikasi yang anda cari selama ini..
Android Skin Pack...
Sebuah aplikasi yang bisa merubah tampilan Windows 7 anda menjadi Sistem Operasi Android. Tapi bukan cuma temanya saja yang berubah, tetapi secara gadgetnya juga akan berubah..
Makanya,,
Kalo mau download, klik disini. . .

http://www.mediafire.com/?1vvud2r7k4pbb54

Minggu, 09 Oktober 2011

Titanium yang Melimpah Ditemukan di Bulan

PARIS - Ilmuwan mengklaim bahwa mereka telah menemukan limpahan di bulan, yang jumlahnya dikatakan jauh lebih banyak dari Bumi. Seperti yang dikutip dari AFP, Minggu (9/10/2011), para ilmuwan mengatakan bahwa sebuah peta terbaru dari Bulan mengungkap jumlah masif dari bijih besi titanium yang 10 kali lebih banyak dari Bumi, sebuah temuan yang memungkinkan sebuah pertambangan di bulan untuk ke depannya. Penemuan ini diambil melalui kamera di United States Lunar Reconnaissance Orbiter, yang meneliti permukaan di bulan, melihatnya dalam tujuh jenis gelombang cahaya. Mark Robinson of Arizona State University, mempresentasikan penelitiannya tersebut di sebuah konferensi di Nantes, barat Perancis, bersama dengan Brett Denevi of Johns Hopkins University di Baltimore. Mereka mengungkap penelitiannya dengan memakai sebuah sampel batuan Bulan yang dibawa ke Bumi oleh Apollo 17 pada tahun 1972, serta gambar-gambar di sekitar tempat pendaratan roket tersebut, dengan menggunakan teleskop angkasa Hubble.

50 Cent Ajak Dugem Warga Jakarta

JAKARTA - Kehadiran 50 Cent di Jakarta, tampaknya sangat ditunggu-tunggu pencinta musik hip hop Tanah Air. Penyanyi berkulit hitam ini mampu menggoyang penggemarnya dari awal sampai akhir konser. Nuansa bak klub malam pun menghiasi konser pria yang bernama asli Curtis James Jackson III, di Epicentrum Walk, Kuningan, Jakarta, Sabtu (8/10/2011) malam. Pria kelahiran 6 Juli 1975 ini membuka penampilannya pukul 21.00 WIB, dan langsung disambut histeris para wanita yang berteriak memanggil namanya. Sekira 500-an penonton yang hadir langsung berjingkrak mengikuti irama lagu. 50 Cent tanpa basa-basi langsung membuka dengan lagu Invitation, Crack, Rider PT 2, I Get Money, Gangsta, dan Crime Wave yang dimedley. Penampilannya bersama G Unit cukup membuat terkesima para hip hoppers Tanah Air. Tata pencahayaan yang terlihat megah dan sempurna membuat penampilan 50 Cent malam itu, patut diacungi jempol. Fisiknya yang cukup prima membuatnya mampu membawakan sekira 30 lagu nyaris tanpa henti. Alhasil, penonton tak dibiarkan diam sedetik pun. Sayang, 50 Cent tak tampak banyak bicara dan lebih fokus terhadap aksi panggungnya yang bisa dibilang keren. Interaksi yang kurang dengan penonton sedikit banyak membuat mereka tak puas. Kendati hanya melihat penampilan 50 Cent, para penonton cukup terhibur. Berturut-turut, rapper yang juga seorang aktor, dan entrepreneur ini juga membawakan sejumlah hitsnya seperti Baby By Me, Think About Me, R Kelly, P.I.M.P, Pimpin, How We Do, Hate It Or Love It, Disco Inferno, Candy Shop, 21 Question, sampai In Da Club. Sebelum menyudahi aksinya, 50 Cent pun menyempatkan diri mengajak lima anak kecil naik ke atas panggung dan mengikuti gayanya. Dia meminta anak-anak tersebut untuk mengekspresikan gaya mereka di atas panggung. Selain itu, aksi "lempar barang" pun sempat meramaikan suasana. Ini karena tak tanggung-tanggung dia melemparkan jaketnya. Kendati secara keseluruhan konser 50 Cent mendekati sempurna dan mampu memuaskan pelanggannya, lagi-lagi tanpa basa-basi dia langsung meninggalkan panggung setelah mengucapkan terima kasih ke arah penonton. And the show was over perfectly...

Rabu, 05 Oktober 2011

Tak Ada yang Tak Indah di Tanjung Bira

Apa yang Anda bayangkan bila sedang berada di spa dengan suara ombak dan aroma air laut? Pasti ingin berlama-lama rasanya. Begitu juga yang Anda rasakan jika di Tanjung Bira. Pasirnya yang putih dan lembut sangat menggoda. Dengan kaki telanjang pada sore yang hangat menapaki bibir pantai yang tidak jauh dari penginapan amatlah menyenangkan. Bukan hanya putih, bersih, pasir di sini sangat lembut dan mengeluarkan aroma khas pantai. Rasanya seperti berada di sebuah salon dengan pelayanan scrubbing terbaik. Bila di banyak pantai karang dan bebatuan kerap menganggu keluasan pandangan kita, tidak di Tanjung Bira. Seperti pagar yang tertib dan tahu diri, batu karang berjajar di sisi ujung kiri pantai, berdiri tegak, kokoh. Tata letak yang jarang kita temui seolah tahu betul bagaimana pantai ini harus memanjakan manusia. Jadilah kita hanya menjejakkan kaki di kelembutan pasir dan menghadapi laut layaknya kolam tak berbatas. Benar saja, rasanya pantai dengan karang di kaki umumnya tidak disukai para wisatawan. Sulit pula untuk berenang. Sungguh Pantai di ujung Sulawesi Selatan ini memberikan pesonanya sendiri. Bila tidak ingin berlama-lama berdiri memandangi indahnya pantai, cobalah terjun ke dalam air yang jernih luar biasa, selami ayunan ombak yang tenang perlahan-lahan dan kecipak tubuh kita. Percayalah, berada di dalamnya membuat kita tidak ingin beranjak. Aroma pantai yang sejuk, langit yang indah, biru laut dan putihnya pasir pasti menggoda siapa pun untuk mengapungkan diri mengikuti gelombang dan mata angin. Begitu pun saya. Dengan ban bekas yang disewakan saya terapung mengikuti arus. Sayang waktu sangat cepat berlalu, hari semakin gelap. Saya pun harus beranjak meninggalkan pantai untuk membersihkan diri dan meninggalkan keasyikan tak berperi. Tapi ada yang lupa, di mana matahari tenggelam? Baiklah, kalau memang sunset tidak saya jumpai, besok saya akan berburu sunrise. Kelembutan sinar matahari pada dua peristiwa sehari-hari di pantai itu selalu memesona. Alarm jam membangunkan saya pada pagi pukul 04.00 Wita. Langsung saya tenteng kamera, duduk di teras penginapan menunggu matahari mengintip kehidupan manusia di bumi. Ah, hingga pukul 06.00 tidak saya jumpai juga. Rupanya sunrise terhalang pulau. Dia muncul di balik pulau di horizon sana. Itu tentu tidak menyurutkan langkahku mengabadikan indahnya Tanjung Bira di pagi hari. Langit biru, awan kapas yang menyembur dan terpencar, kapal-kapal nelayan yang berdatangan menjadi pemandangan pagi hari. Cakrawala di kepala jadi luas. Semua kapal yang digunakan nelayan adalah kapal buatan sendiri, alias asli produksi Indonesia. Terang saja, Kota Bulukumba (41 km dari Tanjung Bira) adalah kota penghasil kapal pinisi terbesar dan terbaik di dunia. Jika Anda ingin ke Tanjung Bira, dari Makassar akan melewati pemandangan perajin kapal pinisi dengan berbagai ukuran. Dari ukuran penumpang 10 orang hingga ukuran raksasa berkapasitas ratusan orang. Sebelum sampai Tanjung Bira, sejenak saya hampiri para perajin yang tengah membuat kapal pinisi. Dengan kain sarung khas Bulukumba, salah seorang haji pemilik kapal menunjukkan paku yang mereka gunakan. Sebuah paku yang terbuat dari kayu dengan ukuran hampir selengan. Sederhana tetapi sangat bernilai. Usai mengabadikan beberapa titik pantai, saya tidak ingin berlama-lama lagi untuk berendam dan bermain-main di laut. Di depan penginapan karang besar membentuk seperti tebing. Saya turun menapaki anak tangga. Lagi-lagi pasir putih di dasarnya menggoda saya untuk menyelam. Belum lagi anak-anak ikan berarak mengelilingi saya. Pagi yang tak akan terlupakan indahnya. Bagimana menuju Tanjung Bira? Tanjung Bira terletak di daerah ujung paling selatan Provinsi Sulawesi Selatan, tepatnya di Kecamatan Bonto Bahari, Kabupaten Bulukumba. Perjalanan dari Kota Makassar ke Tanjung Bira bisa ditempuh dengan waktu empat sampai lima jam. Untuk menuju kesana, anda dapat memilih kendaraan rental (sewa), atau kendaraan umum yang tersedia di Malengkeri (Kota Makassar). Dari terminal ini bisa naik bus tujuan Bulukumba atau yang langsung ke Tanjung Bira. Di kawasan wisata Tanjung Bira angkutan umum beroperasi hanya sampai sore hari. Jika pengunjung harus kembali ke Kota Makassar pada sore itu juga, di sana tersedia mobil carteran (sewaan) dengan tarif sekitar Rp500.000-600.000. Berdirilah di bibir Pantai Bira, di kaki langit tampak ada sesuatu seperti semut berarak. Garis melintang berwarna hijau itu bukan semut berarak ternyata, melainkan Pulau Kambing. Pulau yang bentuknya memanjang ini sangat seksi untuk hanya dilihat dari peta. Untuk mencapai ke pulau Kambing, para nelayan menyediakan penyeberangan dengan frekuensi dua sampai tiga kali dalam sehari. Ongkosnya terbilang murah. Satu feri disewakan seharga Rp250.000 dengan kapasitas penumpang 8-10 orang. Artinya, satu orang hanya mengeluarkan ongkos minimal Rp25.000. Apa yang bisa dinikmati di pulau Kambing? Nemo, pasir putih, snorkeling, diving, bakar ikan, semua bisa dilakukan di pulau ini. Nama Tanjung Bira memang kurang popular dibandingkan dengan Bali, Lombok, atau Raja Ampat. Tetapi birunya alam Bulukumba tidak kalah seksi dengan pantai-pantai berpasir putih di Indonesia.

10 Hal Penting Saat Mendaki Gunung

UNTUK mengisi liburan, banyak pilihan tempat untuk Anda datangi. Ketika pilihan jatuh ke gunung, terdapat tip berlibur tetap mengasyikkan dan seru. Simak 10 tip berwisata ke gunung, berikut ini: Gali informasi Cari informasi sebanyak-banyaknya tentang gunung yang ingin Anda sambangi, misalnya di mana saja terdapat mata air untuk mengisi jatah air minum, tempat paling baik untuk membuka tenda, atau apa saja pantangannya selama di sana. Usahakan pula Anda memiliki informasi tentang rute jalan ke gunung tujuan, termasuk jalan-jalan alternatif. Selain itu, Anda perlu mencari tahu seluk-beluk jalan di lingkungan gunung. Jika Anda tidak dapat menghapalnya, bawalah catatan atau salinan informasi yang diperlukan. Alas kaki Pilihlah sepatu bersol karet atau alas kaki yang memang didesain untuk mendaki gunung sehingga tidak mudah tergelincir. Untuk kaus kaki, usahakanlah membawa lebih dari satu pasang. Kalau bisa, bawalah kaus kaki tebal dan panjang untuk dipakai saat tidur. Baju hangat Jaket ataupun sweater merupakan benda yang harus Anda bawa. Gunanya untuk menahan tubuh dari angin gunung yang dapat menyebabkan mountain sickness atau turunnya suhu tubuh yang berujung pada kematian. Untuk gunung yang bersalju, kaus kaki tebal dapat menghindarkan Anda dari serangan frost bite (kebekuan yang mengakibatkan telapak tangan dan jari-jari kebas yang bisa mengakibatkan putusnya jari). Sarung tangan Sarung tangan akan sangat berguna untuk menghangatkan tangan Anda. Untuk gunung yang bersalju, sarung tangan bisa menghindarkan Anda dari serangan frost bite. Sementara balaklava (kupluk) untuk menutup wajah dari angin dingin. Jas hujan Bawalah jas hujan berbentuk jaket sehingga Anda tetap leluasa bergerak. Pilihlah jas hujan yang praktis dan mudah membuka dan melipatnya. Jas hujan yang mudah dibuka membantu Anda terhindar dari serangan air hujan yang sering datang tiba-tiba. Senter dan baterai cadangan Senter sangat dibutuhkan terutama karena di gunung, kondisi gelap cepat menyergap. Pastikan pula Anda membawa baterai cadangan secukupnya. Tenda Tenda adalah perlengkapan yang mutlak harus dibawa. Persiapkan pula sleeping bag Anda. Makanan dan minuman cukup kalori Naik gunung akan mengeluarkan kalori dan cairan tubuh yang cukup banyak. Untuk mengimbanginya, bawalah makanan berkalori dan minum air sebanyak-banyaknya. Untuk praktisnya, bawalah makanan instan. P3K dan obat-obatan pribadi Perlengkapan ini harus dibawa untuk menghindari hal-hal yang tak diinginkan. Hindari perbuatan usil Perilaku buruk yang biasa menjangkiti mereka yang berwisata menelusuri alam adalah kurang atau tidak memperhatikan kebersihan dan kelestarian lingkungan. Beberapa sikap dan perilaku yang harus Anda hindari, antara lain mencorat-coret pohon, batu, atau tebing serta mencabut pohon, tangkai, atau bunga. (dari berbagai sumber)

JK Nyaris Dikejar Anak Komodo

NTT – Setelah ditunjuk sebagai Duta Komodo, Jusuf Kalla atau yang lebih dianggap dipanggil JK, langsung melakukan kegiatan promosi. Salah satu yang dilakukannya adalah menyusuri Pulau Komodo.
Ditemani dengan para ranger atau pemandu, JK pun menyusuri pulau yang gersang dan dipenuhi oleh binatang eksotik, komodo. Meski sudah tidak muda lagi, mantan Wakil Presiden Republik Indonesia ini masih tampak kuat menyusuri jakur yang dipenuhi dengan batu dan berdebu. Selama di perjalanan, para ranger sempat memberitahu kondisi Pulau Komodo saat ini dan menceritakan tentang hewan-hewan lain yang menjadi keunikan pulau tersebut selain komodo. Menempuh jarak sejauh dua kilometer, JK pun tidak hanya ditemani oleh istrinya. Sekira 75 wartawan pun turut serta. Rombongan pun diarahkan ke sebuah mata air, di mana terdapat tiga ekor komodo. “Nusa Tenggara Timur (NTT) adalah provinsi yang paling miskin. Tetapi di provinsi ini pula terdapat keunikan yang seharusnya dapat dimanfaatkan. Komodo hanya dapat ditemukan di sini,” ucap JK, kepada para wartawan di Pulau Komodo, NTT, Selasa (4/10/2011). Tidak lupa pengusaha ternama Indonesia tersebut mengatakan pentingnya untuk melibatkan para pengusaha untuk memajukan Pulau Komodo. Menurutnya bila terpilih sebagai salah satu dari Tujuh Keajaiban Dunia, sudah pasti akan banyak investor yang ingin mengelola Pulau Komodo. Sebuah kejadian menarik terjadi saat JK bersama Istri meninggalkan lokasi di mana dirinya melihat secara langsung komodo. Ketika melanjutkan treking, tiba-tiba saja ada seekor anak komodo yang mengejar. Beruntung, hewan liar tersebut dapat dihalau oleh para ranger dan dialihkan ke tempat lain. JK bersama rombongan pun kembali melanjutkan perjalanan dan mendatangi tempat warga menjajakan kerajinannya. Sayang, terbatasnya waktu tidak bisa membuat JK berbelanja cenderamata yang disuguhkan oleh warga setempat.

Siswi SD Ciptakan Detektor Tsunami

JAKARTA - Tiga orang siswi sekolah dasar dari Papua berhasil membuat alat detektor tsunami dan memamerkannya di acara INAICTA 2011. Demira Yikwa, Yohana Oprawiri dan Albertina Beanal, adalah tiga siswi SD Timika Papua yang menciptakan alat pendeteksi bencana tsunami bernama Pendeteksi Tsunami. "Alat ini kami buat bertiga pada bulan September, yang untuk perakitannya dibantu oleh kakak-kakak kami," ujar Demira Yikwa di salah satu booth peserta INAICTA 2011, Jakarta, Rabu (5/10/2011). Siswi SD yang masih berusia 11 tahun tersebut menjelaskan bahwa di alat pendeteksi tsunami mereka meletakkan beberapa switch di kandang burung. Karena burung biasanya panik jika merasa akan ada bencana, maka hewan tersebut akan panik di kandang dan menabrak switch, lalu sinyal mikrokontroler dari swtich tersebut akan mengkatifkan lonceng pertanda bahaya. "Alat ini juga menggunakan energi matahari dsebagai sumber tenaga di baterainya," jelas Demira. Disebutkan alasan mengapa ketiga siswi kreatif ini membuat alat peringatan tsunami. "Kami membuat ini karena di Papua tempat asal kami cukup sering terjadi bencana. Selain itu, karena dua dari kami tinggalnya di wilayah pantai," ungkap Demira. Saat ini ketiga bocah pembuat pendeteksi suami sedang mencari investor. "Nantinya jika sudah diproduksi akan dijual dengan dengan harga Rp1 juta. Demira menjelaskan bahwa mereka sebelum membuat alat ini terlebih dahulu mendapat pelatihan dari Surya Institute tempat mereka belajar. "Meski alat ini belum dipraktikan secara langsung di lapangan, namun kami yakin bisa berfungsi dengan baik," ujarnya. Siswi SD Timika ini berharap semoga di INAICTA 2011 mereka bisa menjadi juara satu untuk kategori Robotic. "Mudah-mudahan kami bisa juara nomor satu," pungkas Demira.